Arsip untuk Dede

Mainan baru Dede

Ini dia mainan barunya Dede, hasil dari desain web dan uang tengkiu, kesampean juga untuk di belikan Monitor komputer ( Samsung 17′ ). Sebenarnya Bunda sudah lama juga pengen punya monitor, cuma baru kesampe deh. Seharian Dede ama Bunda mencoba memainkan PC P3 Ayah :D

Komentar bertahan »

Rubuhnya tempat nongkrong Dede

Siang itu memang agak lebih terik dari hari biasa (11/05/2008). Jadwal hari itu memang seperti biasa, di setiap bulan di minggu ke-2, kami (Ayah, Dede, dan Bunda) berkunjung di Rumah Kakek Didin (di Batang Ase, Bontoa). Dan setiap ada kesempatan untuk datang kesitu, kami pasti menyempatkan diri untuk berkunjung ke ujung bandara (tempat dimana kami biasa melihat pesawat landing/terbang) di situ terdapat 1 Pos Penjagaan yang sudah cukup lama berada disitu.

Dede pasti minta untuk kami berkunjung ke tempat itu, maklum pesawat yang sering dilihatnya cuma dari kejauhan atau lewat layar televisi.

Di Tempat ini pula di musim Haji, pasti ramai di kunjungi oleh orang-orang yg ingin melihat pesawat terbang dengan jarak pandang yang cukup dekat.

Sedikit cerita (sewaktu Ayah kecil) sangat suka di tempat itu, maklum di sebelah Pos (di belakang pagar), ada sekolah Ayah, SD Ekadyasa :) . Apalagi kalau bulan puasa… wih berbondong-bondong orang datang dan sampai di jalur terbang pesawat, serunya lagi kalau tiba-tiba keamanan bandara datang, semuanya pada kabur berlari-larian dari jalanan itu.

Di Pos itu, kami memang selalu berteduh untuk menantikan pesawat yang akan terbang atau akan mendarat. Tapi mungkin hal ini sudah akan susah kami dapatkan lagi (suasananya) karena Bandara Hasanuddin yang baru sepertinya sudah tidak lama lagi akan segera beroperasi. Karena Jalur terbang yang dirubah di tempat yang baru.

Habis sudah memori, tulisan-tulisan di pos itu, tanda tangan pendatang di Pos itu. :(

Komentar (1) »

Oleh-oleh khas Maros

Setiap kami mudik (cailah pake isitilah mudik sagala, padahal cuma +/- 25 Km) kerumah Kakek Didin di Batang Ase (Lingkungan Bontoa, Kec. Mandai) tepatnya di Kompleks Meteorologi Hasanuddin. Bunda selalu menyempatkan untuk makan Jalangkote (Penganan pastel). Tepatnya di Kedai 189, di daerah Maccopa.

pic15.jpg

Beginilah tampilan Dede ketika sedang menunggu pesanan Bunda.

pic14.jpg sementara sedang di goreng… hu lama banget

Akhirnya jadi juga deh…..

pic16.jpg

Komentar (6) »