Radio adalah salah satu media penyampai informasi dan hiburan yang murah meriah. Media ini bekerja dengan cara modulasi dan gelombang elektromanetik. Melalui perangkat pemancar, gelombang radio melintas dan merambat melalui udara kemudian di terima di radio penerima, radio milik kita. Perkembangan radio pun sangat cepat, seiring berkembangnya teknologi transistor, yang menyembabkan peralatan atau komponen di radio menjadi lebih simpel dan lebih kecil.
Radio masa kini telah banyak berubah, beberapa dari peralatan manualnya telah di gantikan oleh peralatan modern. Ruang studio yang besar, tape dengan pita, kaset, piringan hitam, fungsi operator siaran dan beberapa peralatan lainnya telah di gantikan dengan perangkat digital yang multi fungsi seperti komputer.
Gambar 1. Peralatan radio lama (Foto di RRI Makassar)
Demikian pula saya amati ketika berkunjung pada radio RRI Makassar, di tempat ini memang masih banyak peralatan siaran lama. Tetapi berangsur-angsur mulai digantikan dengan peralatan yang lebih modern. Di setiap ruang siaran, fungsi player atau pemutar lagu diganti dengan komputer. Kaset atau Pita Lagu atau berita telah dirubah format menjadi file mp3, sehingga lebih mudah memutar file tersebut di ruang siaran. Ruang siaran pun lebih terkesan simple, tidak terlalu banyak lagi peralatan playernya. Selain berfungsi sebagai player atau pemutar lagu, computer ini pun telah mengantikan fungsi dari teks berita atau naskah, dimana peyiar dapat langsung membaca di layar komputer. Selain itu, Komputer ini dapat berfungsi sebagai mesin pembaca SMS (Short Message Service) untuk timbal balik atau feed back dengan pendengar radio selain menggunakan media telepon biasa.
Gambar 2 . Ruang Siaran dengan perangkat modern
Ruang siaran sekarang ini memang lebih praktis, bahkan dengan satu unit komputer pun sebuah radio komunitas telah dapat beroperasi, tentunya dengan didukung perangkat pemancar. Hal ini misalnya yang terjadi pada radio komunitas di Kampus atau suatu lingkungan. Di tahun 1998 ketika radio masih menggunakan tape dan kaset, Radio Kampus Universitas Hasanuddin (EBS FM) Makassar, telah mulai menggunakan komputer sebagai player. Saya ingat saat itu ketika baru bergabung dalam komunitas ini, masih munggunakan player Winamp versi 1.0 untuk pemutar lagu dan ketika malam di gunakan untuk produksi iklan atau spot promo.
Tahun 2000 ketika saya berkunjung bersama teman di radio local di Pare-pare, tepatnya di Radio Giss FM, radio ini pun masih menggunakan tape dan kaset, berkat penjelasan dan kegunaan komputer dan segi praktisnya, akhirnya Giss FM pun beranjak menggunakan komputer untuk player dan produksi.
Di Makassar sendiri, terdapat sekitar 23 radio yang terdaftar di KPID Sul Sel, plus 3 radio Komunitas. Rata-rata radio ini telah menggunakan komputer, tetapi yang berbeda ada pada penggunaan software airing (Software pemutar lagu), tergantung dari radio tersebut.
Radio pun masih terus berkembang, setelah komputer, radio kini mulai merambah dunia maya (Internet). Berbagai alamat radio online telah dapat kita temukan, di belahan dunia mana saja kita berada, dapat mendengarkan siaran radio kesayangan kita. Misalnya ketika sedang kuliah atau berkunjung keluar negeri, asalkan mempunyai koneksi internet, kita dapat dengan mudah mendengarkan radio online. Tetapi untuk di Makassar sendiri, belum dapat kita temui radio yang menstreamingkan siarannya.
Mudah-mudahkan kedepan, warga Makassar yang berada diluar daerah, sudah dapat mendengarkan radio kesayangannya, seperti radio-radio di pulau Jawa.

Bushyetdah berkata,
Mei 3, 2008 @ 12:54 am
Moga2 radio2 di Indonesia tetap bertahan di tengah2 perkembangan jaman yang semakin maju. Jadi rindu sama sandiwara radio kayak misteri gunung merapi, tutur tinular, dll.
digizer berkata,
Agustus 22, 2008 @ 2:51 am
software airing? baru denger istilah ini
apa aja software automation radio atau airing yang umum dipake
buat radio2 ya?
shadewa berkata,
Agustus 27, 2008 @ 8:04 am
Sama aja kok (software airing / automation radio). Yang pasti ini adalah program yang memudahkan penyiar/broadcaster jaman sekarang untuk memutar lagu dengan menggunakan komputer.