Kemarin (27/02) siang saya menerima sebuah SMS dari Antamil (teman kuliah)
“AssWrWb Mohon Doa&uluran tangan, Arisandi sakit keras, gagal ginjal di Rs Wahidin Lontara 1 Kmr 10. Mohon maafkan salah&dosax.amien.”
Kaget dan heran, lama memang saya tidak berjumpa dengannya, saya tetapkan untuk datang menjenguknya.
Lewat YM, bersama wahidin dan Ipul (Saifullah Amin), kami janji ketemuan disana jam 7. Lepas kantor saya segera menaiki mobil kampus dan berniat ke EBSFM (radio kampus unhas), syukur saya bertemu lagi dengan teman saya, Ari (M. Syahrullah), segera saya sampaikan info ini dan kami meluncur sehabis magrib di EBSFM.
Setengah 7 kami sampai, segera mencari kamar tempat Arsandi, kamar 10 ? kok tidak ada, tanya sama suster, ternyata dipindahkan ke kamar 13. Kondisinya cukup parah, seperti tidak sadar dan tidak mengenali orang di sekitarnya, mengingau dalam bahasa yang kami tidak pahami (sepertinya bahasa bugis).
Hampir 2 jam kami (saya dan ari) bersama arisandi, ipul menelpon akan datang dan sedang menuju kesana. Tak lama kemudian Uki (sukirman) dan Hamka (kami memanggilnya ‘hamka kurus’ , karena waktu kuliah dulu ada 2 teman kami yang bernama hamka). Setelah itu Ihsan, juga datang (wah tambah besar aja badannya). Lama juga kami mengunggu. Wahid bersama Andayani datang juga. O iya, hampir lupa, ada juga Diana. Dan sebelum saya datang sorenya datang juga Amirah.
Ini seperti reuni dengan teman2 semasa kuliah kami. Kami semua berharap kesembuhan untuk teman kami, Arisandi.


